Kamu adalah bahagia yang datang tepat saat aku butuhkan, saat aku yang memang sedang merasakan penatnya hidup, disaat aku ingin berteriak dengan sekaras-kerasnya tanpa rasa malu. Hadirmu, membuat hati ini tenang, merasa terjaga tanpa rasa tak enak, merasa nyaman tanpa bosan. Kita yang dipertemukan dari yang tidak saling mengenal, sampai akhirnya kita saling memiliki. Dari awal aku mengenalmu sudah terasa ada yang berbeda dari hatiku, percaya diri yang berlebih karena merasa kamu pun punya rasa yang sama sepertiku dari sikap dan perhatian yang kamu beri. Sampai akhirnya memang benar, waktu demi waktu yang berjalan kamupun mengatakan hal indah yang aku inginkan. Akhirnya kita yang semakin hari semakin bahagia, terhancurkan oleh kamu yang hilang kabar entah kemana dan entah apa salahku. Aku cari semua tentangmu, tak ada yang memberitahuku. Entah berlebih atau pantas aku katakan jika aku yang sudah terbiasa denganmu ini, tak dapat bahagia jika tanpamu, air mata demi air mata menetes tanpa jeda disaat kamu yang hilang terlintas dalam pikiran ini. Tuhan, terima kasih telah mengirimkan orang yang menjadi obat di dalam hidupku untuk tetap membuatku tersenyum pada dunia. Namun aku lupa melengkapkan doaku jika seseorang itu hadir, jangan hilangkan dia di hidupku dan buat dia selamanya untukku, bukan hadir sesaat lalu pergi begitu saja tanpa tanggung jawab sudah memberikan rasanya rindu.
Artificial Intelligence sekarang berkembang sampai ke titik yang bikin gue sering mikir, “serius teknologi bisa sekeren ini?” Gue bukan programmer, tapi perkembangan Machine Learning dan AI bikin banyak hal yang dulu cuma kebayang sekarang bisa gue wujudkan sendiri. Salah satunya kebutuhan sederhana gue: nyatet frekuensi charging motor listrik supaya gue punya histori yang jelas dan bisa mantau kondisi baterai jangka panjang. Gue ini sebenarnya gadget enthusiast dari dulu. Suka banget baca hal teknis, suka nyobain perangkat baru, dan dulu sempat punya mimpi bisa bikin aplikasi sendiri. Bahkan sempat beli buku coding, tapi begitu mulai praktik, kepala langsung pusing. Teori paham, tapi implementasinya bikin gue nyerah. Akhirnya mimpi itu cuma jadi pajangan. Tapi sekarang, dengan AI yang bisa bantu dari ujung ke ujung, proses bikin solusi kecil yang sesuai kebutuhan pribadi jadi jauh lebih mungkin gue lakuin. 1. Kenapa Histori Charging Penting Buat Pengguna Motor Listrik Gue makin n...
Komentar
Posting Komentar